RTM DI GUMUKMAS JEMBER KELUHKAN PENYALURAN BANTUAN TERNAK - Gentong.me

Selasa, 27 November 2018

RTM DI GUMUKMAS JEMBER KELUHKAN PENYALURAN BANTUAN TERNAK

Minggu, 25-11-2018 - 23:00:00

JEMBER, PENA NUSANTARA - Berbagai cara telah dilakukan pemerintah pusat demi kesejahteraan rakyat. Banyak program diluncurkan oleh pemerintahan Jokowi melalui kementrian. Namun, dalam pelaksanaannya program pemerintah acap kali tidak berjalan mulus di akar rumput. 

Seperti program milik Kementrian Pertanian RI, sebagai upaya menekan angka kemiskinan Kementan meluncurkan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) dengan menyalurkan 50 ekor ayam berusia 4 minggu, ditambah pakan dan kandang kepada setiap Rumah Tangga Miskin (RTM). 

Di Kabupaten Jember tepatnya di Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas program Bekerja justru menimbulkan polemik di masyarakat utamanya bagi penerima atau RTM. 

Untung, warga Dusun Jatiagung salah satu penerima mengaku mendapat 47 ekor ayam dari wakil kepala dusun setempat. Ia mencoba menanyakan kepada Wakasun perihal kurangnya ayam, namun Wakasun berkukuh jumlahnya pas 50 ekor. 

"Sudah saya tanyakan sampai saya suruh hitung sendiri ayamnya tapi Pak Bayan tidak mau," tuturnya kepada media ini, Jumat (23/11). 

Soal kandang juga menjadi masalah tersendiri bagi Untung. Wakasun memberinya sejumlah bambu anyaman dan menyuruhnya membentuk sendiri menjadi sebuah kandang dengan biaya sendiri. 

"Pak Bayan cuma pesan ayamnya jangan dijual dan dipelihara, tidak kasih uang untuk buat kandang," imbuhnya. 

Bagi masyarakat ekonomi lemah seperti dia, hal ini menjadi beban. Apalagi, Untung diketahui menderita lumpuh sejak lama, untuk berjalan dia harus tertatih-tatih menggunakan tongkat. 

Belakangan, bambu dari Wakasun tidak jadi dipakainya. Kata Untung, bambunya tidak layak untuk menjadi kandang lantaran sela antara per bambu terlalu lebar. Dikhawatirkan, ayam-ayam dengan tubuh mungilnya yang berusia 4 mingguan itu bisa kabur. 

Masalah yang sama juga dialami tetangga satu dusun Untung, Mbah Misri. Ia menyatakan, Wakasun memberinya sejumlah bambu untuk dibentuk menjadi kandang siap pakai. Lagi-lagi, RTM sebagai penerima bantuan harus menanggung biaya untuk membuat kandang. 

Wanita pengangguran yang sehari-hari menunggu belas kasih kerabat dan tetangga sekadar untuk makan ini terpaksa meminta bantuan adiknya untuk membuat kandang karena tidak memiliki biaya. 

Di tempat lain, salah satu perangkat Desa Gumukmas yang tidak mau menyebut namanya menuturkan, dari laporan masyarakat padanya memang ada yang menyebutkan ada warga mendapatkan ayam kurang dari 50 ekor. 

Sementara untuk kandang, ada yang menerima kandang jadi (siap pakai) dan tidak sedikit yang mendapat kandang mentahan atau masih berupa bambu dan harus dibangun dengan biaya sendiri. Padahal setahu dia, anggaran satu buah kandang siap pakai sebesar 500 ribu. 

Program Bekerja Kementrian Pertanian mulai digulirkan di Kabupaten Jember pada akhir September 2018. Dari 15.606 RTM yang diajukan Pemkab Jember ke pusat, hanya 12.698 RTM yang dianggap layak menerima bantuan. Diharapkan, dengan penyaluran ternak ini bisa membantu RTM mendapat penghasilan 500 ribu perbulan.
 
penanusantara.id berupaya meminta konfirmasi dari Kepala Desa Gumukmas, Bambang namun hingga berita ini ditayangkan belum mendapat respon dari yang bersangkutan. 

Comments


EmoticonEmoticon